Senin, 05 Juni 2017

Pengertian,Manfaat,dan Fungsi DEFRAGGLER


Image result for defraggler

Welcome back di my blog Johanes Bismania

PENGERTIAN, MANFAAT, DAN FUNGSI DEFRAGGLER

Defraggler adalah salah satu tool defragmentasi terbaik dari Piriform  yang tersedia secara gratis. Aplikasi defraggler ini berfungsi untuk men-defrag hardisk agar tata letak data atau program yang sudah terinstal dapat tertata rapi dalam hard disk. Sebenarnya Windows telah  menyediakan tool defrag sendiri sewaktu saat kita menginstal Windows pertama kali. Untuk membukanya caranya seperti ini :  klik Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Kita bisa melakukan cara ini, namun tools bawaan dari Windows tersebut hanya untuk drive hardisk bukan untuk defrag file atau folder padahal dengan melakukan defrag file atau folder akan mempercepat proses kerja hardisk itu sendiri.

Defraggler mempunyai banyak kemampuan yang bisa menjadi point kelebihannya, antara lain dapat Defrag Individual File, Defrag Free Space, Locate Files on the Drive, support untuk Windows Vista. Selain itu, tools ini juga tidak membuat kerja komputer menjadi lambat karena tools ini hanya mendefrag file yang dianggap memperlambat kinerja komputer.

Point pertama, kemampuan untuk defragmentasi file dan folder secara individual. Ini bisa sangat membantu ketika kita berhadapan dengan file dan folder yang besar. Point kedua, memiliki kemampuan untuk defragment free space. Ini dapat membantu kinerja komputer  karena file baru akan lebih cenderung tidak terfragmentasi. Defraggler juga menawarkan scheduler (penjadwalan)  yang membuat kita sangat mudah untuk menjaga hard drive sehingga dapat berjalan secara efisien. Penjadwalan tugas ini dapat dilakukan secara otomatis oleh tools ini. Dan melakukan defragmentasi hard drive secara teratur sangat direkomendasikan. Selain itu, defraggler juga memiliki user interface (tampilan) yang lebih bagus dan defragments hard drive kita dapat lebih cepat dari built-in utilitas pada Windows. Defraggler juga mempunyai kemampuan untuk memindahkan file besar dalam hard drive. Komputer kita akan  mengakses file lebih cepat jika mereka berada pada awal drive. Nah, defraggler dapat menempatkan file besar yang kita punya dibagian akhir jika file itu kemungkinan tidak sering diakses oleh kita  sehingga Windows dapat menemukan file duluan yang lebih kecil.

Proses defrag akan menertibkan seluruh file ataupun folder  yang telah dibuat yang tersebar dan menunpuk menjadi bagian – bagian yang tak teratur. Inilah yang membuat komputer menjadi lambat. Defragmenting akan mencari pencocokan semua potongan dan garis – garis yang menghubungkan itu dan mengembalikan kinerja komputer menjadi lebih cepat. Defraggler sangat mudah dipahami. Tampilannya akan menunjukkan jumlah memori yang tersedia pada PC dan juga melakukan pencarian untuk menunjukkan dengan tepat seberapa banyak file yang terpecah-pecah. Dengan defraggler, pengguna komputer dapat membuat jadwal defragmentasi secara teratur sehingga program tersebut dapat berjalan secara otomatis namun membutuhkan waktu yang relatif lama.

Untuk  Dowload software nya Klik Di Sini

Nah, cukup mudah kan menggunakan tools ini? Defraggler ini bisa jadi alternatif pilihan kalian untuk bisa mempercepat kinerja komputer dan mengambil kembali kontrol hard drive pada komputer kita. Selamat Mencoba, teman!!

Sumber : https://softwaredetail.wordpress.com/2013/10/02/pengerrtian-tentang-defraggler-dari-pirifom/

Perintah Dasar LINUX - 100 Bro


Image result for linux


 1.  any_command –help :  Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah.
“–help” sama dengan perintah pada DOS “/h”.

2.  Ls :  Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah  dir hanya berupa alias
dari perintah  ls . Untuk perintah  ls sendiri sering dibuatkan alias  ls –color , agar
pada waktu di  ls ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau
untuk execute, dsb.

3.  Ls –al :  Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu
ditampilkan layar per layar.

4.  Cd directory :  Change directory. Menggunakan  cd tanpa nama direktori akan
menghantarkan anda ke home direktori. Dan  cd - akan menghantarkan anda ke
direktori sebelumnya.

5.  cp source destination :  Mengcopy suatu file

6.  mcopy source destination :  Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh
mcopy a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan man mtools untuk command yang
sejenis : mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd, mformat.

7.  mv source destination :  Memindahkan atau mengganti nama file

8.  ln -s source destination :  Membuat Simbolic Links, contoh  ln -sf
/usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file
XF86_SVGA  ke  X Membuat  Simbolic  Links,  contoh  ln  -sf
/usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file
XF86_SVGA ke X

9.  rm files :  Menghapus file

10.  mkdir directory :  Membuat direktori baru

11.  rmdir directory :  Menghapus direktori yang telah kosong

12.  rm -r files : (recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya.
Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root
dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas,
tidak ada perintah untuk undelete di Linux

13.  More :  Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file
tersebut ditampilkan layar per layar.

14.  less filename :  Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol “q” apabila
ingin keluar,

15.  pico filename : Edit suatu text file.

16.  pico -w filename :  Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap,
sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.

17.  lynx file.html :  Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana
gambar/image tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat
cepat, sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.

18.  tar -zxvf filename.tar.gz : Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-
uncompress file tersebut (*.tar.gz atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg
diinginkan tambahkan option -C direktori, contoh  tar -zxvf filename.tar.gz -C
/opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt.

19.  tar -xvf filename.tar :  Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress
(*.tar).

20.  gunzip filename.gz :  Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz” or *.z). dengan
menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress
file.

21.  bunzip2 filename.bz2 :  Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan
utiliti “bzip2″, digunakan pada file yang besar.

22.  unzip filename.zip : Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti
“unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.

23.  find / -name “filename” : Mencari “namafile” pada komputer anda dimulai
dengan direktori /. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).

24.  locate filename :  Mencari file dengan string “filename”. Sangat mudah dan cepat
dari perintah di atas.

25.  Pine : Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak
pemakai mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize, yaitu  mutt ,

26.  talk username1 :  Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login
pada mesin kita (atau gunakan  talk username1@machinename untuk berbicara
dengan komputer lain). Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan
talk username2. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda
dan itu dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah mesg n
untuk menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah who atau rwho
untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.

27.  Mc : “Midnight Commander” sebagai file manager, cepat dan bagus.

28.  telnet server : Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan
menggunakan protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan
anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan
passwordnya, oh ya .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet
akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk
mengoperasikan mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik
menjadi “open text”, juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk
mengakses mesin secara remote.

29.  rlogin server : (remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname
dan password, tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan
mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan
ssh sebagai gantinya.

30.  rsh server :  (remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote
machine. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb,
maka password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan ssh.

31.  ftp server : Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari
remote mesin. Juga tidak aman, gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya.

32.  Minicom :  Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for
Linux”).

33.  ./program_name :  Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak
terdapat pada PATH anda

34.  Xinit :  Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).

35.  Startx :  Menjalankan X-window server dan meload default windows manager.
Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.1

36.  startx — :1 :  Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default
menggunakan display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara
bersamaan, untuk pindah antar GUI gunakan , , etc, tapi ini akan lebih banyak
memakan memori.

37.  Xterm :  (pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar
ketikkan  exit

38.  Xboing :  (pada X terminal). Sangat lucu deh …., seperti games-games lama …..

39.  Gimp :  (pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan
dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.

40.  Netscape :  (pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini
dibuat telah mencapai versi 4.7

41.  netscape -display host:0.0 :  (pada X terminal) menjalankan netscape pada
mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama  host display
0 screen 0. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya
pada mesin  host dengan perintah  xhost

42.  shutdown -h now :  (sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk
remote shutdown. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user).

43.  Halt :  reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di
atas.

44.  man topic :  Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan
topic. Coba  man man . lalu tekan  q untuk keluar dari viewer. Perintah  info topic
Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara  any_command –help .

45.  apropos topic :  Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..

46.  pwd :  Melihat direktori kerja saat ini

47.  hostname :  Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja).
Gunakan perintah  netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin
tersebut, atau edit file /etc/hosts

48.  whoami :  Mencetak login name anda

49.  id username :  Mencetak user id (uid) atau group id (gid)

50.  date :  Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah
tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah;  date 123123572000

51.  time :  Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info
lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah  date

52.  who :  Melihat user yang login pada komputer kita.

53.  rwho –a :  Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho
ini harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.

54.  finger username :  Melihat informasi user, coba jalankan;  finger root

55.  last :  Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.

56.  Uptime :  Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung
proses reboot terakhir.

57.  Ps :  (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user

58.  ps axu :  Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control,
juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.

59.  top :  Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.

60.  uname –a :  Informasi system kernel anda

61.  free :  Informasi memory (dalam kilobytes).

62.  df –h :  (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in
human-readable form)

63.  du / -bh :  (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori,
dimulai dari root (in human legible form).

64.  cat /proc/cpuinfo :  Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan
merupakan file nyata (not real files).

65.  cat /proc/interrupts :  Melihat alamat interrupt yang dipakai.

66.  cat /proc/version :  Versi dari Linux dan informasi lainnya

67.  cat /proc/filesystems :  Melihat filesystem yang digunakan

68.  cat /etc/printcap :  Melihat printer yang telah disetup

69.  lsmod :  (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load

70.  set :  Melihat environment dari user yang aktif

71.  echo $PATH :  Melihat isi dari variabel  PATH . Perintah ini dapat digunakan untuk
menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan  set untuk melihat
environmen secara penuh.

72.  Dmesg :  Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file:
/var/log/dmesg).

73.  Clear :  Membersihkan layar

74.  Adduser :  Menambah pengguna

75. alias : Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.

76. xhost: Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host
atau user ke sebuah server X.

77. xset: Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel,
kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya.

78. wall: Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login.
Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user,
misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.

79. unalias: Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi
untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan di atas, gunakan perintah: $ unalias dir

80. su: Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer
menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root
dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan
benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu
mengetahui password user tersebut.

81. mesg: Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan
dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan
di layar Anda dengan

82. man: Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana
cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa
atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

83. ls: Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah.

84. fg :Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di
foreground.

85. grep : Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang
mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.

86. wc: Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris dalam suatu file .

87. vi: Teks editor vi.Syntax : vi [nama_file].
Beberapa perintah dasar vi yang banyak digunakan adalah : i : masuk ke mode
INSERT, agar dapat melakukan pengetikan. dd : untuk menghapus sebanyak 1 baris. dnd :
untuk menghapus sebanyak N baris. yyp : untuk meng-copy 1 baris penuh. [ESC] : untuk
keluar dari mode yang sedang aktif. :w : untuk menyimpan file (w = write). :q : untuk keluar
dari vi (q = quit). :wq : untuk menyimpan file dan langsung keluar dari vi (wq = write
quit)Syntax : wc [options] nama_file

88. su: Untuk berganti user aktif. Jika hanya menggunakan su saja maka diasumsikan user yang
dituju adalah root.

89. chgrp: Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau direktori

90. cal: Menampilkan kalender

91. du: Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.

92. df: Menampilkan penggunaan partisi harddisk secara keseluruhan. df –h

93. head: Secara default menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika ingin menampilkan
jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option –n diikuti jumlah baris yang
diinginkan.

94. history: Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya. Note: Linux
memiliki fasilitas untuk menyimpan perintah-perintah yang pernah digunakan.

95. init: Untuk mengganti run level. Note: Karena penggunaan run level adalah hal yang
berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus menggunakan SUPER-
USER atau yang memiliki kemampuan sama dengan root.

96. ping: Untuk melakukan test konektivitas/hubungan antara dua komputer dalam suatu
jaringan (LAN).

97. logout: Untuk keluar dari sistem.

98. Find : Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai
dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan
nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard,
metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan.

99. More :Mempaging halaman, seperti halnya less.

100.  Zip : Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat
juga perintah gzip dan unzip

- Thx sudah mengunjungi blog saya , jangan lupa subscribe channel Oke Project dan Johames Bismania

Senin, 15 Mei 2017

Kelebihan dan kekurangan Linux

Kelebihan/ keunggulan Linux:
- Linux Bersifat open source, terbuka dan bebas sehingga untuk mendapatkannya tidak memerlukan biaya (LISENSI FREE)  dan semuanya boleh di utak atik.
- Sekarang Linux sudah mudah di operasikan. Bahkan sekarang orang awam pun sudah banyak yang menggunakannya beda dengan dulu pengguna linux identik dengan para hacker.
- Lebih unggul dalam hal keamanan karena linux merupakan sistem operasi yang multiuser sehingga jika virus menyerang user tertentu, maka akan sangat sulit untuk menyebar ke user lainnya.
- Hampir semua aplikasi yang biasa dijalankan di windows, sudah ada aplikasi linuxnya yang dikembangkan oleh komunitas linux atau bisa juga menggunakan software emulator.
- linux memerlukan resource yang lebih kecil jika dibandingkan dengan Windows sehingga cocok untuk PC yang mempunyai spesifikasi minimum
- Linux mempu berjalan di dua mode.
- Linus lebih stabil sehingga jarang crash atau nge-hang yang mengharuskan kita untuk merestart komputer.
- Ada bermacam-macam pilihan pada linux seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Centos, RedHat, Opensuse, Mandriva, dan sebagainya.
- Mempunyai komunitas di berbagai penjuru dunia.
Kekurangan/ kelemahan Linux:
- User banyak yang belum terbiasa menggunakan linux karena mereka lebih terbiasa menggunaka windows.
- Dukungan hardware dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada linux. Jika ingin melihat daftar-daftar hardware yang mendukung linux silahkan dilihat di www.linux-drivers.org atau www.linuxhardware.org/.
- Instalasi linux tidak semudah Instalasi windows.
- Program/ Aplikasi di linux belum seampuh aplikasi windows.
- Bagi administrator sistem perlu belajar dahulu karena belum terbiasa dengan Unix-like,.
- Struktur direktori serta hak akses yang membingungkan bagi user yang terbiasa menggunakan windows.

Jojojojo

Perbedaan Linux Desktop & Linux server

Perbedaan Linux Desktop & Server

Linux Server

Linux Desktop

                                                    
Perbedaan Antara Linux Server & Linux Desktop 
Ketika mencari sebuah distribusi Linux, Anda akan harus memilih antara server dan distribusi desktop. Sementara keduanya dapat diinstal pada server atau desktop komputer sama, mereka memiliki perbedaan yang akan membuat mereka lebih atau kurang disesuaikan dengan penggunaan.
1. Size (Ukuran)
Ukuran distribusi desktop biasanya lebih tinggi daripada untuk distribusi server karena perangkat lunak desktop besar seperti video game dan perangkat lunak perkantoran yang disertakan dalam desktop.
2. Ease of Use (Kemudahan Penggunaan)
Versi Desktop termasuk GUI (antarmuka pengguna grafis) untuk sebagian besar komputer fungsi. Distribusi Server tidak termasuk GUI sebagai banyak, terutama sebagai pencegahan keamanan.
3. Support (Dukungan)
Beberapa vendor Linux akan menyediakan Anda dengan pilihan untuk membeli dukungan untuk server dan korban-korban desktop. Beberapa orang lain akan bergantung pada komunitas pengguna untuk dukungan.
4. Version (Versi)
Server menggunakan versi perangkat lunak, sementara desktop biasanya menggunakan versi terbaru karena versi lama seringkali memiliki bug lebih sedikit dan lebih stabil.
5. Lifecycle (Siklus Hidup)
Distribusi Desktop memiliki cepat, biasanya 1 tahun, siklus hidup. Server sering didukung selama bertahun-tahun sebelum mendapatkan versi baru.
6. Security (Keamanan)
Distribusi Server adalah lebih aman karena mereka menggunakan versi yang lebih stabil dan lebih tua dari perangkat lunak. Mereka juga akan diinstal dengan skema keamanan yang lebih ketat.

Jojojojo

FTP Yaituu

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol)



 adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.


Fungsi FTP


FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan dan masih digunakan hingga saat ini. Fungsi FTP adalah untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.


Cara Kerja FTP


Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP. Sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server.
Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.
Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data.

Satu-satunya metode yang digunakan oleh FTP adalah metode autentikasi standar, dimana diperlukan username dan password untuk mengakses data-data yang ada pada FTP server.
Pengguna yang terdaftar (memiliki username dan password) memiliki akses penuh pada beberapa direktori-direktori beserta file-file yang ada di dalamnya sehingga pengguna yang terdaftar tersebut dapat membuat, menyalin, memindahkan atau bahkan menghapus direktori-direktori tersebut.
Untuk cara kerjanya, terlebih dahulu FTP client harus meminta koneksi kepada FTP server, jika sudah terhubung dengan FTP server maka FTP client dapat melakukan pertukaran data seperti upload dan download data.

Manfaat dari FTP

§    Kita dapat melakukan pertukaran file antar komputer dengan mudah, walaupun file tersebut memiliki ukuran yang besar
§    
      Bagi pemilik website, dengan adanya FTP, mereka dapat melakukan backup website mereka dengan mudah
§    
      Kita dapat melakukan indirect maupun implicit remote computer
§    
      FTP menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.

Apa NAT itu??

NAT



NAT (Network Address Translation) adalah adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

Dengan kata lain NAT akan mentranslasikan alamat IP sehingga IP address pada jaringan local dapat mengakses IP public pada jaringan WAN. NAT mentranslasikan alamat IP private untuk dapat mengakses alamat host diinternat dengan menggunakan alamat IP public pada jaringan tersebut. Tanpa hal tersebut(NAT) tidaka mungkin IP private pada jaringan local bisa mengakses internet.

Apa Fungsi dari NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer?

NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer berfungsi sebagai translasi alamat IP public ke alamat IP private atau sebaliknya sehingga dengan adanya NAT ini setiap komputer pada jaringan LAN dapat mengakses internet dengan mudah.

Kita tahu bahwa alamat IP Public didunia ini sudah semakin menipis sehingga penggunaan dati NAT ini dirasa sangatlah efisien dan efektif terutama dalam alokasi alamat IP.

Jenis - jenis dari NAT (Network Address Translation)

Pada jaringan komputer terdapat 2 jenis NAT, diantaranya:
·                     Dnat atau Destiantion Network Address Translation adalah sebuah NAT yang berfungsi untuk meneruskan paket dari IP public melalui firewall ke suatu host dalam jaringan. Dnat hanya bekerja pada tabel nat dan didalam tabel NAT berisi 3 bagian yang disebut dengan CHAIN, ketiga CHAIN tersebut meliputi prerouting, postrouting dan output.
·                     SNAT atau Source Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang bertugas untuk merubah source address dari suatu paket data. SNAT hanya berlaku pada postrouting.